Bagaimana Sukses di Usia Muda? Mungkinkah sukses di usia Muda? | Menjawab kedua pertanyaan tersebut tidak bisa cukup dengan kata-kata melainkan butuh proses yang panjang. Sukses adalah kata yang enak didengar dan menjadi impian semua orang. Orang sukses adalah orang yang mampu mewujudkan impiannya menjadi kenyataan. Mewujudkan impian menjadi kenyataan tidak seenak ketika kata sukses itu didengar. Kesuksesan adalah puncak dari perjalanan panjang yang harus ditempuh oleh setiap orang.

Ibarat mendaki gunung, untuk sampai di puncak kita harus mendaki bukit-bukit dan lereng gunung yang curam, tebing yang tinggi. Dalam perjalanan kadang kita terpeleset bahkan jatuh,,, atau kita tersesat, habis perbekalan, bertemu dengan binatang buas, bahkan harus merangkak dan sebagainya. Halangan dan rintangan akan selalu menghadang setiap langkah kita untuk sampai ke puncak

Begitu juga dalam mencapai puncak kesuksesan, kita harus menapaki setiap tangga yang penuh dengan halangan dan rintangan. Jika tangga ke satu sudah dapat kita lewati, ada tangga yang kedua yang tantangannya lebih berat di banding tangga pertama. Begitu juga seterusnya tangga-tangga itu harus ditapaki sampai kita benar-benar berdiri tegak di tangga yang paling tinggi. Jika seseorang gagal dalam melangkahi satu tangga saja, maka sampai kapan pun ia tidak akan pernah sampai ke puncak.

Kesuksesan tidak tergantung pada berapa usia kita, melainkan kesuksesan hanya tergantung pada sejauh mana kerja keras kita dalam menapaki setiap tangga dan kemampuan kita dalam menghadapi halangan dan rintangan.

Usia muda bukan alasan untuk tidak bisa menjadi orang sukses. Sudah banyak orang-orang yang sukses di usia muda seperti : Mas Berto yang sukses dari  Bisnis On Line SB1M. Dalam usia mudanya ia sudah berkeliling dunia setiap bulannya. Silahkan tonton videonya di bawah ini :



Namun di antara orang-orang yang sukses di usia muda ada sosok yang tidak bisa tertandingi oleh siapapaun. Beliau adalah baginda Rasululloh Saw. sosok luar biasa yang sangat menarik untuk dipelajari dan dijadikan teladan dalam menggapai kesuksesan di dunia dan akhirat. 

Kesuksesan di dunia tidak terlepas dari pribadi Rasulullah yang memiliki jiwa enterpreneur. Beliau dalam usia mudanya sukses dalam berdagang. Dalam usia 17 tahun. Muhammad Muda sudah masuk pada kategori enterpreneur besar yang sudah memiliki jalur perdagangan lintas negara (ekspor-impor).

Keberhasilan Rasululloh dalam hal enterpreneur tersebut dapat ditiru dan diduplikasi oleh semua orang dengan mempelajarai perjalanan kesuksesan beliau. Berikut adalah tips sukses di usia muda seperti Rasulullah Saw.
1. Belajar Mandiri Sejak Dini
Kesuksesan Nabi Muhammad Saw menjadi seorang wirausahawan bukanlah dari warisan orang tuanya, melainkan dari sebuah proses yang diawali dari nol. Pada usia 6 tahun beliau sudah menjadi yatim piatu dan diusia 8 tahun ditinggal kakeknya, setelah itu tinggal bersama pamannya Abu Thalib.
Sejak itu Muhammad Kecil menjadi pengembala kambing sebagai cara untuk mandiri. Pada usia 12 tahun Muhammad Muda sudah ikut berdagang bersama pamannya/ Langkah pada usia inilah yang membuka kemampuan Muhammad sukses menjadi seorang pedagang.

Bercermin dari perjalanan beliau sejak kecil tersebut, maka dapat dijadikan dasar bagi orang tua atau para pendidik bahwa kemampuan enterpreneur bukanlah kemampuan yang tiba-tiba datang dari langit, melainkan hasil dari latihan dan pendidikan sejak dini. Oleh karena itu orang tua harus menanamkan kemandirian kepada anak-anak dari sejak dini. Orang tua jangan terlalu banyak melayani anak-anak dengan menuruti semua kemauannya. Atau ketika misalnya anak diberikan sebuah permen terus kita diminta membukanya, janganlah orang tua langsung membukanya, melainkan arahkan anak untuk bisa membukanya sendiri. Kalau meminta mainan yang mahal jangan langsung menuruti kemauannya beri syarat, misalkan kalau mau mainan itu, harus rajin ngajinya dll.

Lebih-lebih ketika anak sudah berusia 7 tahun atau sudah masuk SD, harus dilatih mengatur keuangan, belajar menabung, bahkan kalau memungkinkan dilatih untuk berdagang kebutuhan teman-temannya di sekolah, misal jual pensil atau jual makanan. Kelihatannya gengsi memang kalau jaman sekarang. Tapi hal inilah justeru yang akan membangun kesuksesan enterpreneur anak di masa yang akan datang.

Anak yang dimanja, dituruti semua kebutuhannya kelak hanya akan menjadi orang yang cepat putus asa karena tidak siap menghadapi kenyataan. Tatkala orang tuanya sudah tidak ada, dihadapkan pada permasalahan besar karena tidak siap hidup mandiri. 

Bagi yang sudah menginjak remaja, cobalah belajar mandiri, tidak ada kata terlambat untuk memulai. Apalagi sekarang untuk hidup mandiri lebih mudah lagi. Peluang bisnis on line membuka sekat usia, sehingga bisnis ini bisa dijalankan oleh anak-anak, remaja dan dewasa. Anak remaja bisa memanfaatkan media sosial seperti facebook atau WA untuk belajar berdagang tidak sekedar menghabiskan kuota hanya untuk update status. Penggunaan teknologi seperti gadget harus diarahkan pada hal yang produktif bukan konsumtif. 

Anak-anak sekolah dpat membantu memasarkan produk para orang tuanya yang memungkinkan dapat dijual secara on line. Pelajarilah internet marketing dari google atau silahkan gabung di sini agar barang dapat terjual dengan omset dan untung yang besar. 

Banyak cara menghasilkan uang di internet yang dapat dilakukan oleh anak-anak remaja, seperti menjual photo. Bagi yang tidak memiliki produk barang dapat melakukan sistem dropship. Bagi yang suka traveling bisa bergabung di Agoda dan mendapatkan komisi dari penjualan hotel. 

Jika ingin sukses di usia muda, maka pada usia dini harus sudah belajar mandiri, dan di era digital sekarang ini manfaatkanlah teknologi dengan produktif (menghasilkan) bukan konsumtif (menghabiskan).

2. Kerja Keras
Latihlah segala sesuatu itu dengan kerja keras, kejar terus jika belum sesuai dengan target. Rasulullah berdagang dengan jalan kaki bersama pamannya ke Syam, dan melakukan perjalanan ke daerah-daerah lainnya. Dengan kerja kerasnya, pada usia 25 tahun beliau sudah menjadi enterpreneur yang kaya raya dan berdagang ke luar negeri lebih dari 18 kali.

3. Pilihlah Menjadi Wirausahawan bukan Pegawai
Kalau kesuksesan seseorag dipandang dari segi materi, seperti banyak uang, punya rumah bagus, mobil bagus bisa keliling ke luar negeri. Maka pilihlah menjadi pengusaha bukan karyawan. Mulailah usaha kecil-kecilan, buatlah target penghasilan per minggu atau perbulan. Menjadi pengusaha memiliki kebebasan yang bisa kita tentukan sendiri. Kita berdagang, maka kita memiliki kebebasan kapan kita jualan, berapa target yang akan diraih? Waktu kita tentukan sendiri, penghasilan kita rencanakan sendiri. Maka banyak orang yang kaya raya dari hasil perdagangan bukan dari sebagai karyawan. 

Berbeda degan karyawan, posisi karyawan adalah posisi pekerjaan yang waktu dan penghasilannya diatur oleh orang lain. Maka untuk mendapatkan penghasilan yang lebih, ini cukup sulit jika hanya mengandalkan dari pendapatan seorang karyawan. Sebagai karyawan memiliki banyak keterbatasan waktu.

Nabi Muhammad Saw juga mengatakan bahwa untuk yang berdagang diberikan 9 pintu rizki, sedangkan bagi yang pegawai atau karyawan hanya 1 pintu rizki. Maka buatlah peluang kerja sendiri, bukan mencari pekerjaan.

4. Konsistensi Membangun Kepercayaan
coming soon
5. Kejujuran
6. Tidak Sombong dan Gemar Bersedekah
Sedangkan kesuksesan untuk akhirat, beliau adalah seorang Rasul yang menyandarkan hidupnya hanya kepada Alloh SW

Description
: Tips Sukses di Usia Muda Seperti Rasulullah Saw
Rating
: 4.5
Reviewer
: Ujang Kusnadi
ItemReviewed
: Tips Sukses di Usia Muda Seperti Rasulullah Saw
loading...

Iklan Sidebar