Proposal Pencairan

Proposal pencairan Bantuan Gubernur disini

Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni

I. Latar Belakang Seiring lajunya pembangunan Desa Sukapada kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya, melalui tahapan pembangunan jangka pendek maupun jangka panjang yang pada dasarnya setiap tahapan mempunyai tujuan yang sama yaitu meningkatkan tarap kehidupan sosial dan kesejahteraan masyarakat khususnya di pedesaan serta memiliki landasan yang kokoh untuk pembangunan selanjutnya. II. Permasalahan Untuk mencapai terlaksananya program sosial perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) akan timbul permasalahan yang dihadapi diantaranya dengan tingginya harga bahan bangunan, sedang masyarakat sekitar hanya bisa membantu melalui tenaga gotong royong. Satu-satunya harapan masyarakat kecil khususnya hanya menunggu uluran tangan dari pemerintah. Proposal selengkapnya dapat didownload disini

Proposal Kegiatan Remaja Masjid

Proposal Kegiatan Remaja Masjid | Proposal Keagamaan | Proposal Kegiatan Keagamaan 


Fenomena Remaja Dahulu dan Sekarang
“Tidak beranjak kaki anak Adam dari hadapan Allah hingga ditanya tentang lima hal: tentang umurnya, dihabiskan untuk apa? tentang usia mudanya, diisi dengan apa? tentang hartanya, dari mana dia dapatkan dan digunakan untuk apa? Dan amalannya dari ilmu yang dia miliki?”(HR At Tirmidzi)
Masa remaja adalah masa mengukir prestasi. Karena fase inilah fase untuk membuktikan bahwa kita memiliki potensi untuk memberikan karya terbaik bagi umat ini. Maka bila masa ini terbuang tercuma akan menyebabkan sebuah penyesalan yang besar di akhir nanti. Untuk itu dibutuhkan semangat dan ilmu yang kuat agar kita mampu menggunakan masa ini dengan baik. Agar terukir indah dan member kontribusi terbaik bagi diri dan agama kita.
MASA REMAJA NABI
Sebelumnya, marilah kita melihat kepada pribadi teladan kita, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam . Pada awal-awal masa remaja, Rasulullah belum memiliki pekerjaan tetap untuk mencukupi kebutuhan hidup. Namun begitu, beliau tidak putus harapan. Beliau menggembala kambing di kalangan Bani Sa’ad dan juga di Makkah dengan imbalan beberapa dinar. Beliau menjalani semua itu selama beberapa tahun.

Pada usia dua puluh lima tahun, beliau pergi berdagang ke Syam menjualkan barang dagangan milik Khodijah binti Khuwailid. Khodijah ialah seorang wanita pedagang, terpandang dan kaya raya. Dia biasa menyuruh orang-orang untuk menjalankan barang dagangannya dengan membagi sebagian hasilnya kepada mereka. Sementara kebanyakan orang Quroisy memiliki kegemaran berdagang. Karena itulah kerjasama dagang di antara mereka bisa berjalan dengan baik.
Di kalangan kaum Quraisy, Nabi Muhammad memang dikenal sebagai orang yangberbudi luhur.
Tatkala Khodijah mendengar kabar tentang kejujuran perkataan beliau, nama baik dan kemuliaan akhlak beliau, maka dia pun mengirimkan utusan dan menawarkan kepada beliau agar berangkat ke Syam untuk menjualkan barang dagangannya. Dia siap memberikan imbalan yang jauh lebih banyak dari imbalan yang pernah dia berikan kepada pedagang-pedagang yang lain. Tapi dengan syarat, beliau harus pergi bersama seorang pembantunya yang bernama Maisaroh. Beliau menerima tawaran ini. Maka, berangkatlah beliau ke Syam untuk berdagang disertai Maisaroh.

Setelah selesai berdagang di Syam, beliau bersama Maisaroh kembali ke Makkah. Setibanya di Makkah, Khodijah terheran-heran dan takjub. Keuntungan yang ia peroleh dari perdagangan Nabi Muhammad sangatlah banyak. Tidak pernah sebelumnya ia mendapat laba sebesar itu. Maisaroh menceritakan kepada Khodijah bahwa Nabi Muhammad bisa mendapatkan itu semua karena modal dagang utama beliau adalah akhlak yang mulia, juga kecerdikan dan kejujuran. Sehingga wajar bila orang-orang yang menjalin hubungan dagang dengan beliau merasa senang.

Itulah potret remaja seorang Rasul yang kita cintai. Beliau tidak MALAS, tidak juga menghabiskan waktunya dengan sia-sia. Tetapi beliau mengambil posisi penting untuk mengekspresikan potensi dan bakatnya dengan berdagang. Beliau tidak menyia nyiakan kesempatan sedikitpun.

REMAJA REMAJA HEBAT DI ZAMAN NABI
1.Zubeir bin Al-Awwam Radiyallahuanhu
Dialah teman diskusi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, anggota pasukan berkuda Islam, tentara yang pemberani, juga pemimpin dakwah Islam di zamannya.Berapa umurnya saat itu? 15 tahun!! Sangat mencengangkan.

2.Thalhah bin Ubaidillah Radiyallahuanhu
Dia adalah salah seorang pembesar utama barisan Islam di Mekah, singa podium yang handal, tentara berkuda yang masyhur dengan kepiawaian dan keberaniannya, donatur infaq fi sabilillah, juga seseorang yang dijuluki Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan Thalhatul khair (pohon kebaikan).Usia beliau saat itu, adalah 16 tahun!

3.Sa’ad bin Abi Waqqash Radiyallahuanhu
Seorang sahabat besar, beliaulah yang pertama kali mengalirkan darahnya untuk Islam. Juga, satu-satu sahabat yang pernah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam jamin dengan kedua orang tuanya di saat perang Uhud, dengan berkata, “Lepaskan Sa’d, demi ayah dan ibuku!” sebagaimana diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dari Ali bin Abi Thalib ra. Dan Beliau baru berumur 16 tahun, ketika itu.

4.Al-Arqam bin Abil Arqam Al-Makhzumi Radiyallahuanhu
Pemuda yang meninggalkan banyak kenangan indah bagi tiap muslim. Selama 13 tahun penuh, beliaulah yang berani membuka pintu rumahnya untuk dijadikan markas dakwah di kota Mekah, meski bahaya terus membayangi. Beliau masih berusia 16 tahun saat itu.

5.Ali bin Abi Thalib Radiyallahuanhu
Beliau adalah seorang anak yang masih berumur 10 tahun, hanya 10 tahun! Namun ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mendapat wahyu yang pertama kali, Rasulullah Salallahu 'alaihi wa salam langsung pergi menemui Ali dan memberitahukan kabar gembira itu padanya. Subhanallah!

RadiyallahuanhuTahukan Anda impian sahabat kecil yang umurnya baru 13 tahun dan belum baligh ini? Beliau adalah sahabat yang masyhur dengan postur tubuh yang kecil. Namun, subhanallah! dengan postur dan usianya yang relatif kecil itu, beliau selalu menyibukkan hidupnya dengan urusan umat. Saat itu, ketika Zaid kecil mendengar berita bahwa pasukan Islam bersiap-siap hendak menghadapi tentaramusyrikin di medan badar, semangat bela agama di hatinya seketika tergerak. Ya, sahabat kecil ini kemudian mengusung pedangnya, sebuah pedang yang lebih panjang dari tinggi badannya! Berangkat dan bergabung dengan tentara muslim yang lain.

PEMUDA KINI

Problematika remaja saat ini semakin kompleks. Saat ini remeja cenderung semakin susah untuk dikendalikan. Kecenderungan remaja untuk melanggar norma dan nilai adab pergaulan terlihat jelas di masyarakat kita. Mereka terjebak pada dua fitnah besar:

1.Fitnah Syahwat

Fitnah syahwat bisa dilihat pada kegandrungan mereka pada budaya barat yang mengarah pada, seks and drugs. Opini gaul bebas di kalangan remaja kian gencar dan tanpa hambatan menyapa kita. Tayangan pornografi dan pornoaksi tak ada matinya di layar kaca atau layar lebar. Akibatnya, gaul bebas yang mengarah pada seks bebas kian populer di lingkungan generasi muda.  Di Kab. Bandung diperoleh data sedikitnya 38.288 remajanya diduga pernah berhubungan intim di luar nikah atau melakukan seks bebas. Jumlah ini berdasarkan hasil polling “Sahabat Anak Remaja (Sahara) Indonesia Foundation” yang terungkap pada seminar dan lokakarya “Kependudukan dan Kualitas Remaja” di Banjaran ( Pikiran Rakyat, 29/07/04 ).

Ada sejumlah alasan kenapa remaja Bandung melakukan kegiatan seksual pranikah. Hasilnya, upaya menyalurkan dorongan seks (57,89%), sebagai tanda ungkapan cinta (38,42%), terpaksa atau dipaksa pacar (27,37%), dan biar dianggap modern (20,53%). ( Tempo Interaktif, 13/06/04 )

Mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya hubungan seksual pranikah, diperoleh data survei MCR (Mitra Citra Remaja)-PKBI Jabar: sulit mengendalikan dorongan seksual (63,68%), kurang taat menjalankan agama (55,79%), rangsangan seksual (52,63%), sering nonton blue film (49,47%), dan tak ada bimbingan orangtua (9,47%). Tiga faktor terakhir yang turut menyumbang hubungan seksual pranikah adalah pengaruh tren (24,74%), tekanan dari lingkungan (18,42%), dan masalah ekonomi (12,11). ( idem )

Parahnya, fenomena ini nggak cuma terjadi di satu tempat saja. Tapi hampir merata di seluruh Nusantara. Sekitar 18-20 persen remaja di Indonesia pernah melakukan hubungan seks bebas. ?’Itu hasil penelitian yang pernah kami lakukan terhadap pelajar dan mahasiswa,” ujar dr Boyke Dian Nugraha SpOG MARS, saat berbicara dalam acara ?’Let’s Talk About Drugs & Free Sex”, Minggu (1/6) di Gedung Dharma Wanita Jateng. ( Suara Merdeka, 02/06/2003 ).

Kebebasan perilaku seksual di kalangan temen-temen kita adalah hasil tiruan gaya hidup remaja Barat yang diklaim gaul bin modern seperti dalam film seri Beverly Hils 90210 , Melrose Place , Dawsons Creek , Friends , atau American Pie .Dalam American Pie I diungkap budaya remaja Amrik yang merasa tidak pede dan terkucil bila lulus SMA masih berstatus perawan atau perjaka ting-ting. Sehingga mereka berusaha melepaskan statusnya itu maksimal menjelang kelulusan. Yang lebih mengerikan adalah dampak buruk yang dilahirkan oleh perilaku seks bebas ini. Penularan penyakit seksual; mewabahnya virus HIV/AIDS; aborsi, hingga prostitusi yang makin lestari. Perkiraan jumlah penderita HIV di Indonesia sampai akhir 2004, menurut ASA (Aksi Stop Aids) mencapai 90.000-130.000 orang. Hingga 30 September 2004 saja terdapat 3338 kasus HIV positif dan 2362 kasus AIDS. Jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat mengingat perilaku remaja kita yang demikian bebas. ( Kompas, 01/12/04 ). ( Baca Juga http://rynoedin.blogspot.com/2011/11/astaghfirullah-63-remaja-indonesia.html )

Masihkah kita cuek dengan kondisi ini????
2.Fitnah Syubuhat
 Fitnah Syubuhat terlihat pada kebingungan mereka memilih jalan yang benar. Bingung mengisi waktu dan selalu merasa tidak pede dengan keislaman mereka. Munculnya gaya hidup punk, mengikuti hal-hal yang tidak ketahuan rimbanya. Mengikuti kebiasaan membuat geng-geng, dan bahkan terjerumus pada pemahaman-pemahaman sekuler, kapitalis dan hedonis. Belum lagi penggerogotan firqoh ( Kelompok) menyimpang yang terus memilih sasaran Remaja muslim sebagai sasaran target utama mereka dari kalangan Khawarij, Syiah, Mu'tazillah, Tasawuf dan firqoh-firqoh sesat Islam yang lainnya, sehingga semakin samarlah Agama Islam yang sesungguhnya dimata mereka. Mereka tidak lagi menempatkan islam sebagai way of life. Sebaliknya mereka mengganti gaya hidup mereka dengan gaya hidup ala barat yang menyesatkan. Mereka meninggalkan pakaian rapi mereka dan mereka ganti dengan pakaian super mini dan acak-acakan. Mereka tidak paham mana yang benar dan mana yang salah. Hidup mereka terombang ambing, bingung mau kemana. Bila terdapat masalah sedikit saja mereka langsung lari ke narkoba atau malah memilih bunuh diri sebagai pilihan  terakhir.

Untuk menghindari perilaku yang menyimpang, remaja harus diatrahkan pada kegiatan-kegiatan yang positif. Salah satunya kegiatan yang dipelopori remaja masjid.

Berikut adalah contoh proposal kegiatan remaja masjid yang bisa dijadikan contoh, untuk pelaksanaan kegiatan bagi para remaja. Silahkan download di sini  untuk kegiatan khusus remaja putri silahkan download di sini

Proposal Rumah Tidak Layak Huni




PANITIA REHABILITASI RUMAH TIDAK LAYAK HUNI
KELOMPOK MASYARAKAT
(POKMAS) “SAWARGI”
Sekretariat : Kp. Lampegan Desa Nanggewer Kecamatan Pagerageung
Kabupaten Tasikmalaya-Jawa Barat 46158
 


File Proposal RTLH lengkap dalam word yang sudah rapi tinggal edit saja silahkan download di sini 



Nanggewer,  20 Juni  2015
Kepada
Yth. Bapak Gubernur Jawa Barat
Melalui : BPNKB
Di
    Bandung
Nomor                         : 01/PAN/RTLH/VII /2015
Lampiran         : 1(Berkas)
Perihal             : Permohonan Bantuan Rehabilitasi
                          Rumah Tidak Layak Huni



Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Segala puji bagi Alloh Rabbul A’lamiin, sholawat serta salam teriring kepada Nabiyulloh Muhammad Saw, kepada keluarga, shahabat serta pengikutnya yang setia sampai akhir zaman.
Selanjutnya, kami informasikan bahwa di kampung Lampegan Desa Nanggewer masih terdapat warga masyarakat yang memiliki Rumah yang tidak layak huni dengan dasar ketidakmampuan secara ekonomi. Oleh karena itu, dengan segala kerendahan hati, kami mengajukan permohonan kepada Bapak untuk mengalokasikan bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni tersebut agar menjadi rumah yang layak dan nyaman.
Demikian permohonan ini kami sampaikan, atas perhatian dan terkabulnya kami sampaikan terima kasih.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.


Ketua



CACAH









POKMAS SAWARGI
Sekretaris



HENI

Camat Pagerageung
Mengetahui


Kepala Desa Nanggewer




ASEP CAHYA WALUYA


                    
                     PROPOSAL REHABILITASI RUMAH TIDAK LAYAK HUNI
DESA NANGGEWER KECAMATAN PAGERAGEUNG
KABUPATEN TASIKMALAYA


A.     DASAR PEMIKIRAN
Kesulitan dan krisis ekonomi masih menghimpit sebagian besari warga Negara kita,  termasuk masyarakat di desa kami yang sampai saat ini masih merasakan dampaknya. Meskipun mereka sanggup menutupi sebagian kebutuhannya sehari-hari, tapi ini dirasa sangat berat seiring dengan semakin sulitnya lapangan pekerjaan. Persaingan yang semakin ketat, dan naiknya harga barang dan jasa semakin melahirkan ketidakberdayaan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dengan kondisi ekonomi sosial seperti itu, berdampak pada ketidakberdayaan sebagian masyarakat untuk memiliki rumah yang layak huni. Kenyataannya tidak sedikit warga masyarakat di Desa Nanggewer Kecamatan Pagerageung yang memiliki rumah jauh dari layaknya rumah hunian bahkan kumuh dan mengkhawatirkan terhadap keselamatan penghuninya.
Kebutuhan sarana Rumah (Papan) adalah suatu hal yang mutlak harus dipenuhi, setelah pemenuhan sandang dan pangan. Keberadaan rumah dalam suatu keluarga sangatlah urgen, karena tanpa naungan rumah tidak akan terwujud kenyamanan dan ketentraman dalam keluarga. Selain itu juga rumah sebagai tempat atau sarana terdepan untuk suksesnya suatu komponen masyarakat.
Oleh karena itu, lahir dari kepedulian sosial yang merasa bahwa hal tersebut adalah tanggung jawab kita semua terutama dalam hal ini adalah Pemerintah, maka kami Kelompok Masyarakat Sawargi Kp. Lampegan Desa Nanggewer Kecamatan Pagerageung mengajukan permohonan bantuan kepada Bapak untuk perbaikan Rumah yang tidak layak huni tersebut sebagai upaya meringankan sebagian beban dari kaum dhu’afa.

B.     MAKSUD DAN TUJUAN
1.      Menjalin solidaritas sosial
2.      Menumbuhkan rasa peduli dan kegotongroyongan
3.      Menciptakan lingkungan yang sehat dengan rumah yang layak huni
4.      Menghilangkan lingkungan kumuh.
5.      Menciptakan lingkungan yang nyaman dan tentram.
6.      Mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah warrohmah.

C.     PANITIA PELAKSANA
Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni ini dilaksanakan oleh Kelompok Masyarakat Sawargi Desa Nanggewer Kecamatan Pagerageung.

D.     SASARAN
Sasaran dari program ini adalah rumah-rumah yang sudah tidak layak huni di lingkungan Desa Nanggewer Kecamatan Pagerageung dengan data sebagai berikut :
No
Nama
Tempat Tanggal Lahir
Alamat
1.
Kurnia
Tasikmalaya, 12-12-1980
Kp. Lampegan RT. 03/10  
2.
Sopian
Tasikmalaya, 15-03-1981
Kp. Lampegan RT. 03/10
3.
Apong
Tasikmalaya, 01-07-1982
Kp. Lampegan RT. 03/10
4.
Opik
Tasikmalaya, 01-07-1991
Kp. Lampegan RT. 02/10
5.
Nana S
Tasikmalaya, 07- 01-1973
Kp. Lampegan RT. 02/05
6.
Dayat Oyib
Tasikmalaya, 13-09-1973
Kp. Lampegan RT. 03/10
7.
Hadiyat
Tasikmalaya, 10-03-1987
Kp. Lampegan RT. 02/013
8.
Isyak
Tasikmalaya, 09-06-1945
Kp. Lampegan RT. 03/10
9.
Arma
Tasikmalaya, 05-06-1933
Kp. Lampegan RT. 03/10
10.
Enah
Tasikmalaya, 05- 07-1952
Kp. Lampegan RT. 03/10

Dokumen Photo Rumah, Copy KTP & Jamkesmas terlampir




RENCANA ANGGARAN BIAYA REHAB PER UNIT RUMAH
No
Jenis Material
Volume
Harga Satuan
(Rp)
Jumlah
(Rp)
1.
Kayu Campuran
10 m3
1.5000.000
15.000.000
2.
Batu Belah
2 Truk
600.000
1.200.000
3.
Pasir Pasang
2 Truk
600.000
1.200.000
4.
Bata Merah
5.000 buah
500
2.5000.000
5.
Atap Genteng
6.000 buah
1.200
7.200.000
6.
Semen
6 Sak
60.000
3.600.000
7.
Bilik Bambu
25 lbr
50.000
1.250.000
8.
Paku Campur
30 Kg
15.000
450.000
9.
Papan Kayu
25 lbr
40.000
1.000.000
10.
Genteng Wuwung
200 buah
2000
400.000
11.
Upah Kerja

1.000.000
1.000.000
12.
GRC
5 Lbr
60.000
300.000
Total
37.800.000
Terbilang : Tiga Puluh Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah


Total untuk 10 Rumah Rp. 378.000.000 (Tiga Ratus Tujuh Puluh Delapan Juta Rupiah)

E.     SUMBER BIAYA
1.      Swadaya Masyarakat
2.      Bantuan Instansi Pemerintah
F.      PENUTUP
Demikian proposal ini kami sampaikan, semoga dapat dijadikan bahan pertimbangan untuk terkabulnya permohonan ini karena sangat besar harapan kami proposal bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni ini dapat terrealisir.  Atas perhatian dan terkabulnya sebelum dan sesudahnya kami haturkan terima kasih. Semoga kebaikan dan empati pemerintah dalam bentuk bantuan sosial ini mendapat balasan yang berlipat ganda, bermanfaat dan diberkahi Alloh SWT. Amiin.
Panitia Rehabilitasi
POKMAS SAWARGI
Desa Nanggewer
Ketua



CACAH



DOKUMENTASI
PEMILIK RUMAH TIDAK LAYAK HUNI


No
Nama
PHOTO RUMAH



1.
Cacah



KP. LAMPEGAN RT 03 RW / 010


2.
Isyak