Home » » Cara Mengetahui Siapa Pencuri Uang Kita di Rumah

Cara Mengetahui Siapa Pencuri Uang Kita di Rumah

Cara mengetahui pencuri uang di rumah kita | Mungkin di antara sobat pernah mengalami kehilangan uang yang disimpain di rumah dalam jumlah besar maupun kecil. Namun kejadian ini tidak jelas waktu  kapan terjadinya dan jam berapa. Hal ini bisa dikarenakan kita tidak sadar akan kehilangan itu, karena tidak ada satu pun yang menandakan adanya pencurian. Tahu-tahu pas kita mau memakai uang itu atau tanpa sengaja mengecek uang di tempat biasa kita gunakan, eh... uangnya raib. Baru sadar nih uang ke mana yah? Nah kita juga bingung kan mau cari siapa orang yang mengambilnya? di rumah kan tidak ada CCTV.

Kejadian ini pernah saya alami sendiri, Rabu 31 Oktober 2018, bermula dari anak pertama saya kehilangan Kemiri (muncang dalam bahasa sunda) yang disimpan di atas lemari pakaian. Sekeliling dalam rumah sudah dicari tapi tidak menemukan jejak sedikitpun. Kelihatan anak saya tegang, saya bilang ga perlu dipikirin kayak gitu mah, belajar az. Kalau ga ketemu bisa jadi ada yang ngambil a, kalau adiknya Kayla atau nawaz yang kecil ga mungkin, soalnya tempat menyimpannya cukup tingi, dan buat apa lagi. ,Jangan-jangan ada yang masuk rumah... Tak lama kemudian istri saya berteriak, bi-bi ke sini! Ada apa? sambil saya samperin ke kamar, ini bi, uang dicelengan hilang... waduuuh.... berapa, ya ada lah sekitar Rp. 500.000, wah wah... lumayan tuh lama ngumpulinnya...  saya pun nek... kemudian ingat sama celengan anak punya Kayla pas di buka, eh... iya uangnya hilang lagi tinggal Rp. 5000, semakin nek... pasti sudah masuk sang pencuri. Tapi tidak tahu hari apa dan jam berapa? karena sekilas tidak ada tanda-tanda mencurigakan.

Saya pun ngobrol sama istri kira-kira siapa pelakunya... praduga tak bersalah pertama ke anak-anak yang suka ngaji, terutama anak yang satu.... yang agak.....,. Saya pun mengatur strategi sebagai berikut :

1. Langkah pertama saya untuk mengetahui siapa pencuri uamg di rumah adalah dengan bertanya kepada anak saya sendiri,


Advertisement

loading...
Previous
« Prev Post

0 Komentar:

Post a Comment

Followers