Setting Software Mesin Digital Printing Phaeton UD-3208S ini berawal dari rangkaian permasalahan yang terjadi pada percetakan saya Kasima Grafika Digital Printing. Mesin Phaeton UD-3208S ini merupakan mesin lebar 3.2 yang saya impikan dari dulu, karena dari awal saya hanya memiliki mesin yang lebar maksimal 1.8. Pada tanggal 11 Agustus 2018 Mesin yang saya impikan itu menjelma dengan merk Phaeton UD-3208S.


Masih teringat saat-saat menjelang peringatan HUT RI ke-73, order spanduk mulai ramai, mesin yang selama 4 tahun bersamaku bermasalah. Mesin ecojet prima yang dibeli sekitar tahun 2013 kembali mengalami gangguang head yang tintanya sebagian tidak keluar. Sudah berbagai cara saya coba, dan akhirnya pun saya mengajukan permintaan teknsi dari PT. Laysander.

Sambil menunggu teknisi datang, d saat-saat kebingungan itu saya coba kembali menghubungi pihak BRI untuk mengajukan kredit investasi untuk mesin yang lebih besar ukuran lebar 3.2 karena saya pikir daripada memperbaiki mesin digital printing ecojet prima lebih baik cari uang untuk DP mesin lebar 3.2 m. Namun petugas bank hanya PHP alias pemberi harapan palsu... pa Gunawan namanya, petugas BRI Cabang Ciawi yang selalu memberikan PHP selama 1 tahun lebih, dia tidak memberikan jawaban bisa atau tidaknya, cuman bilang nanti diusahain pak, maaf bapak pimpinannya ke Jakarta...

Waah... kalau seperti itu mana jargon BRI melayani nasabah setulus hati.... PHP melulu.... tapi al-hamdulillah mungkin dengan cara seperti ini saya diselamatkan dari Pinjaman Bank yang besar..yah... saya yakin bunga bank itu riba, tapi selama ini belum ada solusi untuk usahaku, Tapi saat ini aku mendapatkan solusinya... yah... setelah terus di PHP in sama pihak bank... akhirnya saya coba ngobrol sama bos metro digital printing, awalnya sih cuman canda... saya kirim chat WA "Kok mesin yang lamanya mau diambil tapi saya ga punya uang, kalau bisa DP nya 20 jt, nanti sisanya dicicil 8 kali bisa ga... itung-itung bantu saya karena mesin yang di sini rusak... dia langsung nelphon, ya sudah nanti pa Haji (sebutan dia ke saya) datang saja ke metro...

Setelah dapat telphon tersebut besoknya saya datang ke Metro, dan alhamdulillah dia betul-betul ngasihin mesin dengan DP 20 jt. Singkat cetita mesin digital printing merk Phaeton UD-3208S itu suah saya bawa meskipun sempat ditilang karena saya bawa truk ke tengah kota. Meskipun umur mesin itu sudah cukup tua tapi hasil mesin tersebut masih terbilang bagus.


Seperti biasa kalau mesin yang baru konek ke komputer harus instalasi software, begitu juga halnya dengan mesin Phaeton UD-3208S ini harus diinstalasi terlebih dahulu sebelum dipakai. Instalasi ini tidak bisa saya kerjakan, karena belum paham sama sekali. Teknisi metrolah yaitu kang Aji yang mengerjakan instalasi software sampai mesin phaeton dapat dipakai normal.

Setelah diamati proses instalasi software mesin digital printing Phaeton UD-3208S ini sangat berbeda dengan mesin ecojet prima. Kode-kodenya cukup banyak yang bagi saya sama sekali tidak tahu fungsunya untuk apa. Tapi akhirnya saya coba dengan bantuan Kang Aji akhirnya saya pun sedikit paham, bahwa untuk menjalankan mesin ini harus setting voltage nya juga di software.

Karena kode-kode yang harus dirubah cukup banyak maka saya photo kode-kode setting mesin Phaeton UD-3208S dan saya posting di blog ini agar tidak lupa dan hilang. Berikut adalah kode-kode instalasi mesin digital printing Phaeton UD-3208S.












Demikian kode setting mesin digital printing Phaeton UD-3208S, jangan lupa setelah kode-kode tersebut dimasukkan, klik tombol save beberapa kali. Semoga bermanfaat.
Description
: Setting Software Mesin Digital Printing Phaeton UD-3208S
Rating
: 4.5
Reviewer
: Ujang Kusnadi
ItemReviewed
: Setting Software Mesin Digital Printing Phaeton UD-3208S
loading...

Iklan Sidebar